Rencana penjualan klub Liga Inggris Leicester City mulai menemui titik terang setelah pihak manajemen klub dikabarkan menyiapkan proses transisi kepemilikan. Keluarga King Power disebut-sebut siap melepaskan kepemilikan mereka atas klub berjuluk The Foxes tersebut setelah memimpin selama 16 tahun terakhir.
Berdasarkan informasi yang beredar, sebuah brosur penjualan bertajuk Project Lineup telah diedarkan oleh bank investasi global CitiGroup kepada para calon investor potensial. Dokumen tersebut merinci seluruh aset klub termasuk tim wanita, akademi, Stadion King Power, fasilitas latihan Seagrave, hingga klub saudara asal Belgia OH Leuven.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeKeluarga Srivaddhanaprabha dilaporkan mematok harga portofolio keseluruhan sebesar 222 juta poundsterling, meski potensi penurunan kelas serta kerugian finansial baru-baru ini dapat membuat nilai transaksi mendekati angka 148 juta poundsterling.
Minat serius pun langsung datang dari berbagai pihak, termasuk dari seorang pengusaha asal Skotlandia-India, Neil Lal, yang secara terbuka mengonfirmasi ketarikannya untuk menjajaki peluang mengambil alih kepemilikan klub.
Ambisi Investor Baru Kembalikan Kejayaan The Foxes
Neil Lal selaku pimpinan The Indian Council of the United Kingdom menyatakan bahwa dirinya tengah membentuk sebuah konsorsium guna merealisasikan ambisi mengambil alih Leicester City. Ia menegaskan niatnya untuk mengembalikan klub ke jajaran kompetisi level tertinggi sepak bola Inggris.
"Kami sedang memantau situasi di Leicester dan telah bersurat kepada pihak klub untuk meminta rincian informasi terkait kondisi finansial," ujar Neil Lal kepada media. Ia menilai Leicester City adalah klub hebat dengan dukungan basis suporter yang luar biasa.
Rencana jangka panjang pengusaha tersebut mencakup ekspansi pasar global, khususnya memanfaatkan pasar India yang memiliki populasi besar untuk mendongkrak pendapatan dari sektor penyiaran serta penjualan merchandise.
Meski proses penjajakan masih berada di tahap awal dan menemui sejumlah tantangan valuasi, minat dari para investor luar negeri menunjukkan daya tarik besar yang masih dimiliki oleh Leicester City di kancah sepak bola internasional.