Kekalahan PSG dari Lens dalam ajang Trophée des Champions akhir pekan lalu sama sekali tidak perlu dicemaskan secara berlebihan oleh para pendukung Les Parisiens. Menyongsong bergulirnya musim baru Ligue 1, skuad asuhan Luis Enrique takluk dengan skor tipis 1-0 akibat gol tunggal Florian Thauvin pada partai final tersebut.
Bagi kubu Lens, kemenangan ini tentu menjadi pelipur lara sekaligus ajang balas dendam setelah mereka gagal mendominasi musim lalu akibat dua kali dikalahkan oleh PSG. Jarak enam poin pada klasemen akhir musim sebelumnya memang membuat Lens harus mengubur impian mereka untuk merengkuh gelar juara liga.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeNamun, dalam perspektif yang lebih luas untuk menyambut musim kompetisi baru, hasil minor di laga pramusim resmi ini diyakini tidak akan berdampak negatif pada performa jangka panjang klub ibu kota Prancis tersebut. Ada beberapa faktor logis yang mendasari mengapa para pendukung tidak perlu merasa khawatir berlebihan.
Salah satu alasan utamanya adalah kondisi fisik sejumlah pilar inti yang baru saja kembali dari turnamen Piala Dunia dengan durasi istirahat yang sangat minim. Sejumlah pemain andalan seperti Fabian Ruiz, Ferran Torres, hingga deretan bintang Timnas Prancis melangkah sangat jauh di turnamen akbar tersebut.
Eksperimen Luis Enrique dan Alasan PSG Tak Perlu Panik
Pemain-pemain yang melaju jauh di Piala Dunia tentu terlambat bergabung dengan sesi latihan pramusim sehingga belum mencapai kebugaran optimal untuk langsung tampil spartan. Sangat sulit mengharapkan performa maksimal dari skuad yang belum pernah menjalani persiapan pramusim secara utuh dan ideal bersama klub.
Selain masalah kebugaran fisik skuad, pelatih kepala Luis Enrique juga memanfaatkan ajang perebutan piala ini sebagai arena uji coba taktik dan eksperimen formasi pemain. Juru taktik asal Spanyol tersebut menurunkan Desire Doue di lini depan serta memasang Lucas Beraldo sebagai gelandang tengah.
Meskipun penampilan Beraldo tidak bisa dikatakan buruk, perannya tentu belum mampu menandingi kualitas standar yang biasa diberikan oleh Fabian Ruiz atau Joao Neves di lini tengah. Keputusan eksperimental semacam ini justru wajar dilakukan pada masa persiapan agar pelatih bisa melihat kedalaman skuad secara riil.
Masa pramusim sejatinya merupakan momen paling tepat untuk melakukan kesalahan dan evaluasi taktik tanpa harus menanggung risiko kehilangan poin krusial di liga. Oleh karena itu, kekalahan dari Lens di Trophée des Champions hanyalah sebuah batu loncatan kecil bagi PSG menuju performa terbaik mereka musim ini.