Coupe de France merupakan turnamen sepak bola sistem gugur paling bergengsi di Prancis yang diorganisasi oleh Federasi Sepak Bola Prancis atau FFF. Pertama kali digelar pada tahun 1917, kompetisi ini terbuka bagi seluruh klub sepak bola baik amatir maupun profesional di penjuru Prancis, termasuk dari wilayah Seberang Laut.
Format turnamen yang menggunakan sistem undian acak dan pertandingan tunggal tanpa leg kedua membuat Coupe de France sering kali menjadi panggung kejutan. Klub-klub kasta lebih rendah, khususnya tim amatir, mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah apabila menghadapi lawan yang berada dua level atau lebih di atas mereka.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeSejak era profesionalisme diperkenalkan pada tahun 1932, hanya segelintir tim amatir yang mampu menembus partai puncak, seperti Calais RUFC, US Quevilly, dan Les Herbiers VF. Keunikan regulasi ini tidak hanya menjaga daya tarik kompetisi tetap tinggi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi klub kecil untuk mencatatkan sejarah.
Dalam catatan sejarah kompetisi, Paris Saint-Germain atau PSG masih menjadi tim paling sukses dengan koleksi belasan gelar juara. Sementara itu, tim yang keluar sebagai juara utama berhak mendapatkan tiket otomatis untuk berlaga di ajang Liga Europa pada musim berikutnya.
Aturan Unik dan Dominasi Klub Besar di Prancis
Perjalanan panjang Coupe de France turut diwarnai oleh berbagai aturan khusus yang membedakannya dari kompetisi liga domestik. Salah satunya adalah pembatasan nomor punggung pemain dari angka satu hingga dua0 dalam pertandingan, meskipun regulasi tersebut mulai dilonggarkan pada babak perempat final.
Selain itu, kehadiran tim-tim dari wilayah departemen dan teritori seberang laut Prancis turut memperkaya warna kompetisi sejak pertengahan abad ke-20. Klub-klub seperti Golden Star hingga JS Saint-Pierroise pernah mencatatkan sejarah penting dengan melaju jauh ke babak-babak utama.
Di sisi lain, klub-klub profesional kerap menyuarakan keluhan terkait fasilitas stadion tim amatir yang kerap menjadi tuan rumah. Kendati demikian, daya tarik piala domestik ini tidak pernah surut dan tetap menjadi tontonan menarik yang disiarkan oleh televisi nasional Prancis.
Dominasi klub besar seperti PSG serta rekor impresif dari para pemain bintang menjadikan Coupe de France sebagai salah satu pameran prestasi sepak bola paling bergengsi di daratan Eropa.