Jannik Sinner dipastikan absen dari ajang Masters 1000 Cincinnati Open setelah penyelenggara turnamen secara resmi mengumumkan pengunduran diri petenis nomor satu dunia tersebut. Masalah pada lutut kanan pebalap asal Italia ini membuatnya harus menepi sementara waktu dan membatalkan persiapannya di tanah Amerika Serikat.
Pemeriksaan intensif sebelumnya telah dilakukan di Milano bersama dokter pribadi sebelum akhirnya Sinner melanjutkan rangkaian terapi di JMedical. Langkah pencegahan ini diambil agar kondisi fisiknya benar-benar pulih total tanpa harus memaksakan diri turun bertanding dalam kondisi yang belum prima.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeKeputusan mundur dari turnamen di Cincinnati ini membuat Sinner harus merelakan kesempatan pemanasan ideal menjelang target utamanya bulan ini. Kendati demikian, absennya dari turnamen hard court tersebut diyakini tidak akan terlalu mengganggu performanya mengingat ia memiliki pengalaman apik dalam menghadapi situasi serupa di turnamen besar sebelumnya.
Waktu istirahat tambahan ini juga dimanfaatkan Sinner untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-25 di kampung halaman pada 16 Agustus mendatang. Kesempatan langka berkumpul bersama keluarga di tengah jadwal padat tur tenis profesional tentu menjadi momentum berharga sebelum kembali fokus berlatih.
Fokus Penuh Menyongsong US Open
"Setelah bers konsultasi dengan para dokter dan tim, saya harus mengumumkan bahwa saya terpaksa menarik diri dari turnamen Masters 1000 di Cincinnati," ujar Sinner lewat keterangan resminya.
"Ginjal dan lutut kanan saya masih memberi rasa tidak nyaman, sehingga saya harus jujur mengakui bahwa saya belum siap untuk kembali berkompetisi di level tertinggi saat ini," tambahnya.
Petenis andalan Italia tersebut menegaskan bahwa dirinya kini mengalihkan seluruh energi dan konsentrasi penuh untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen Grand Slam US Open. Ia menilai keputusan melewatkan turnamen pemanasan jauh lebih bijak daripada mengambil risiko cedera yang lebih parah di lapangan.
"Saya sangat kecewa karena tidak bisa bermain di Cincinnati dan mendoakan yang terbaik untuk jalannya turnamen," ungkap Sinner penuh penyesalan.