Pemain gelandang Liverpool Curtis Jones mendadak jadi sorotan setelah absen dalam laga uji coba pramusim menghadapi AS Monaco di bawah arahan pelatih anyar Andoni Iraola. Ketidakhadiran pemain berusia muda tersebut langsung memicu spekulasi liar di bursa transfer musim panas ini.
Inter Milan disebut-sebut sebagai klub yang paling serius memantau situasi sang pemain. Manajemen Nerazzurri kabarnya meminati jasa pemain didikan akademi The Reds tersebut untuk memperkuat lini tengah mereka jelang bergulirnya kompetisi musim baru.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeKendati demikian, langkah Inter Milan untuk memboyong sang gelandang tidak akan mudah. Kubu Liverpool dikabarkan mematok banderol di angka 40 juta euro, sebuah angka yang dinilai masih terlalu tinggi bagi klub raksasa Italia tersebut mengingat kontrak sang pemain akan kedaluwarsa pada tahun 2027.
Manajemen Nerazzurri terus memantau perkembangan situasi dan berharap bisa melobi pihak klub asal Merseyside tersebut agar bersedia menurunkan permintaan harga. Di sisi lain, absennya sang pemain dalam pertandingan penting ini membuka celah negosiasi yang lebih luas bagi klub peminat.
Alasan Medis Liverpool di Tengah Rumor Transfer
Spekulasi kepindahan ini semakin menguat seiring kebutuhan Inter Milan untuk menambah kedalaman skuad. Bursa transfer musim panas ini diprediksi bakal kembali memanas menjelang penutupan jendela transfer bagi klub-klub elite Eropa.
Para pendukung klub kini menantikan langkah konkret dari manajemen kedua belah pihak. Apakah situasi ini benar-benar menjadi sinyal kepindahan sang gelandang ke Serie A atau sekadar rumor bursa transfer belaka.
Pihak klub Liverpool sendiri langsung memberikan penjelasan resmi terkait absennya sang pemain dalam pertandingan uji coba tersebut. Manajemen klub menyatakan bahwa keputusan untuk tidak menurunkan gelandang andalan mereka murni bersifat pencegahan medis.
Pelatih Andoni Iraola tidak ingin mengambil risiko besar karena sang pemain dikabarkan sedang mengalami masalah pada bagian pinggul. Masalah fisik ringan tersebut membuat jajaran pelatih memilih untuk mengistirahatkannya demi menghindari cedera parah.