BM Ciudad Real merupakan klub bola tangan asal Spanyol yang berbasis di kota Ciudad Real, Castilla-La Mancha, dan pernah menjadi kekuatan dominan di kancah domestik maupun Eropa. Klub yang berkompetisi di Liga ASOBAL ini memiliki sejarah panjang sejak didirikan pada tahun 1983 dengan nama awal Asociación Deportiva Cultural Caserío Vigón.
Transformasi besar terjadi pada tahun 1993 ketika tim lain yang berbasis di kota yang sama membeli hak ADC Caserío Vigón dan mengubah namanya menjadi Balonmano Ciudad Real. Keputusan ini menjadi titik balik bagi klub dalam membangun fondasi sebagai salah satu tim bola tangan paling disegani di Spanyol.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribePuncak kejayaan klub ini terjadi pada tahun 2000-an, di mana mereka berhasil mengukuhkan diri sebagai kekuatan utama dengan meraih lima gelar juara Liga ASOBAL. Selain dominasi domestik, BM Ciudad Real juga mencatatkan sejarah manis di level kontinental dengan mengoleksi tiga gelar EHF Champions League.
Namun, perjalanan panjang klub ini harus berakhir pada tahun 2011 akibat masalah keuangan yang melilit. Manajemen akhirnya memutuskan untuk merelokasi klub ke Madrid dengan nama baru, yakni BM Atlético de Madrid, sebelum akhirnya klub tersebut benar-benar dinyatakan bubar dua tahun kemudian.
Kejayaan di Quijote Arena dan Warisan Juara
Selama masa aktifnya, BM Ciudad Real menjadikan Quijote Arena yang berkapasitas 5.200 penonton sebagai markas kebanggaan. Stadion ini menjadi saksi bisu berbagai kemenangan besar, termasuk saat mereka meraih berbagai trofi domestik seperti Copa del Rey dan ASOBAL Cup secara berulang kali.
Nama-nama besar dunia bola tangan sempat bernaung di bawah panji klub ini, seperti Talant Duyshebaev yang berperan penting dalam kesuksesan tim. Kehadiran pemain berkualitas menjadikan mereka tim yang sulit dikalahkan oleh rival-rival di Spanyol maupun di ajang Liga Champions EHF.
Sebagai upaya untuk mempertahankan gairah bola tangan di kota asal, para suporter membentuk klub bernama Club Balonmano Caserío Ciudad Real pada 27 Juli 2011. Klub baru ini hadir sebagai suksesor untuk menggantikan posisi BM Ciudad Real yang telah berpindah tangan dan berpindah markas.
Hingga saat ini, jejak prestasi BM Ciudad Real tetap dikenang dalam sejarah olahraga bola tangan Spanyol. Keberhasilan mereka memenangkan tiga trofi Champions League menjadi bukti nyata bahwa klub ini sempat menjadi standar emas bagi kesuksesan sebuah tim bola tangan profesional di Eropa.