Bayern Munich keluar sebagai juara Liga Champions 2013 setelah mengalahkan rival sesama asal Jerman, Borussia Dortmund, dengan skor 2-1 dalam laga final menegangkan yang digelar di Stadion Wembley, London, pada Sabtu, 25 May 2013. Pertandingan puncak ini mencatat sejarah sebagai final all-German pertama di ajang kompetisi elite antarklub Eropa.
"Pertandingan berjalan sangat ketat dan penuh tekanan, namun para pemain menunjukkan mentalitas luar biasa hingga detik akhir pertandingan," ujar salah satu pengamat sepak bola terkait jalannya duel klasik di Wembley tersebut.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeSetelah bermain imbang tanpa gol di paruh pertama, Bayern Munich memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-60 melalui gol Mario Mandžukić usai memanfaatkan umpan matang dari Franck Ribéry. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah İlkay Gündoğan sukses mengeksekusi penalti bagi Dortmund pada menit ke-68.
Ketika laga tampaknya akan dilanjutkan ke babak tambahan waktu, Arjen Robben muncul sebagai pahlawan kemenangan Die Roten. Winger asal Belanda itu mencetak gol penentu pada menit ke-89 untuk memastikan trofi Liga Champions kelima bagi klub asal Bavaria tersebut.
Gelar Treble Winner Sempurna bagi Die Roten
Gelar juara Liga Champions 2013 ini melengkapi pencapaian gemilang Bayern Munich yang sebelumnya telah mengamankan trofi Bundesliga musim 2012-2013. Keberhasilan ini sekaligus menjadi penebusan kekalahan menyakitkan di final tahun-tahun sebelumnya.
"Ini adalah pencapaian puncak dari kerja keras seluruh skuad sepanjang musim yang panjang dan melelahkan," ungkap manajemen klub usai merayakan sukses besar tersebut.
Hanya berselang satu pekan setelah kemenangan di Wembley, Bayern kembali menambah koleksi trofi dengan menjuarai DFB-Pokal. Capذاian tersebut memastikan mereka meraih treble winner bersejarah di bawah asuhan pelatih berpengalaman Jupp Heynckes.
Di sisi lain, Borussia Dortmund harus puas keluar sebagai runner-up meski tampil impresif sepanjang turnamen. Kekalahan tipis ini tetap menjadi catatan penting dalam sejarah rivalitas sengit Der Klassiker di kancah sepak bola Jerman dan Eropa.