Estadio Sportivo Barracas merupakan stadion sepak bola legendaris yang pernah berdiri di Buenos Aires, Argentina, dan menjadi markas bagi klub Club Sportivo Barracas. Dengan kapasitas mencapai 37.000 penonton, stadion yang diresmikan pada tahun 1920 ini menjadi salah satu venue olahraga paling penting dan bersejarah di masanya.
Sepanjang sejarah berdirinya, stadion ini tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola domestik maupun internasional seperti Copa America, tetapi juga menjadi arena pertandingan rugby, hurling, basket, hingga pertarungan tinju terbuka yang menyedot puluhan ribu penonton.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeSalah satu momen paling monumental yang tercatat di stadion ini terjadi pada 2 Oktober 1924 dalam laga sarat gengsi antara Timnas Argentina melawan Uruguay. Pada pertandingan tersebut, pemain Argentina Cesáreo Onzari mencetak gol langsung dari tendangan sudut yang kemudian abadi dikenal sebagai gol olimpico.
Selain gol legendaris tersebut, stadion ini juga menjadi tempat pertama kalinya istilah vuelta olimpica populer di Amerika Latin saat tim tamu berkeliling lapangan untuk merayakan gelar juara Olimpiade Paris 1924. Sayangnya, usia stadion ini harus berakhir pada tahun 1937 setelah klub pemiliknya mendis afiliasi dari federasi sepak bola dan stadion tersebut akhirnya dirobohkan.
Sejarah Pembangunan dan Laga Bersejarah di Barracas
Pembangunan stadion ini dimulai pada tahun 1919 di atas lahan yang terletak di jalan Iriarte, Luzuriaga, Rio Cuarto, dan Perdriel di kawasan Barracas, Buenos Aires. Lapangan awalnya hanya dibatasi oleh tiang-tiang yang dihubungkan dengan rantai serta dinding setinggi satu meter di antara tribun dan area permainan.
Pertandingan pembuka publik digelar pada 25 Mei 1920 ketika Boca Juniors mengukir kemenangan 2-1 atas klub Uruguay Nacional dalam final Tie Cup. Sementara itu, peresmian resmi stadion dilaksanakan pada 11 Juni 1920 melalui turnamen persahabatan yang melibatkan tim tuan rumah serta klub-klub asal Rosario.
Seiring berjalannya waktu, fasilitas stadion terus disempurnakan, termasuk penambahan atap pada tribun utama di sisi jalan Luzuriaga pada bulan April 1923 guna memberikan kenyamanan lebih bagi para penonton yang memadati stadion.
Stadion ini juga sempat menjadi arena lawatan bagi sejumlah klub top Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, Torino, dan Espanyol sebelum akhirnya menggelar pertandingan terakhir Timnas Argentina melawan Uruguay pada Mei 1932 dan resmi dihancurkan pada tahun 1937.