Loading
Staci Almquist Staci Almquist
Menu
/home / berita / Profil Timnas Zambia, Perjalanan...
BERITA

Profil Timnas Zambia, Perjalanan Chipolopolo dari Tragedi hingga Juara AFCON

By Jabin Ariesto Vivaldi • 2 min read • 10 Agustus 2026
Skuad timnas sepak bola Zambia atau Chipolopolo saat bertanding di lapangan

Skuad timnas sepak bola Zambia atau Chipolopolo saat bertanding di lapangan

Tim nasional sepak bola Zambia mewakili negara di ajang sepak bola internasional pria dan berada di bawah naungan Federasi Sepak Bola Zambia atau FAZ. Pada era 1980-an, skuad ini dikenal dengan julukan KK 11 yang diambil dari nama presiden pendiri Dr. Kenneth Kaunda selaku pemimpin Zambia dari tahun 1964 hingga 1991. Seiring peralihan negara menuju sistem politik multipartai, tim kebanggaan publik setempat ini pun berganti julukan menjadi Chipolopolo yang berarti peluru tembaga.

Perjalanan sejarah sepak bola Zambia pernah diguncang oleh tragedi memilukan ketika pesawat militer yang membawa para pemain menuju Senegal untuk kualifikasi Piala Dunia FIFA 1994 mengalami kecelakaan pada malam 27 April 1993. Pesawat jenis Buffalo DHC-5D milik Angkatan Udara Zambia tersebut mengalami masalah mesin di Libreville, Gabon, hingga akhirnya jatuh ke laut. Insiden tragis tersebut merenggut nyawa seluruh 30 penumpang dan awak pesawat, termasuk di dalamnya 18 orang pemain andalan.

Di balik duka mendalam akibat tragedi tersebut, sepak bola Zambia perlahan bangkit melalui sejumlah prestasi gemilang di kancah benua hitam. Puncak kejayaan Chipolopolo tercatat pada ajang Africa Cup of Nations 2012 ketika mereka sukses menorehkan sejarah dengan keluar sebagai juara untuk pertama kalinya. Dalam partai puncak yang dramatis di bawah arahan pelatih berpengalaman, Zambia berhasil menumbangkan Pantai Gading lewat drama adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol hingga babak tambahan waktu.

Selain pencapaian manis di level benua, Zambia juga menasbihkan diri sebagai tim paling sukses dalam sejarah turnamen COSAFA Cup dengan melampaui rekor Zimbabwe usai menjuarai edisi 2023. Perjalanan panjang dari bayang-bayang tragedi masa lalu membentuk karakter timnas Zambia menjadi salah satu kekuatan sepak bola yang disegani dan terus diperhitungkan di kawasan benua Afrika hingga saat ini.

Rekor Pertandingan Bersejarah dan Kiprah Internasional

Sebelum meraih masa kejayaan tertinggi pada tahun 2012, timnas Zambia pernah mengalami salah satu kekalahan terbesar sepanjang sejarah saat tunduk 0-9 dari Belgia di Brussels pada 3 Juni 1994. Kendati demikian, mentalitas skuad berjuluk peluru tembaga tersebut terbukti tangguh melalui kebangkitan cepat pada berbagai edisi turnamen internasional berikutnya.

Aksi impresif kembali ditunjukkan Zambia pada ajang Piala Afrika 1996 di mana mereka sukses melaju hingga babak semifinal dan mengamankan peringkat ketiga usai mengalahkan Ghana lewat gol tunggal Johnson Bwalya. Pada turnamen tersebut, legenda hidup Kalusha Bwalya keluar sebagai pencetak gol terbanyak kompetisi dengan torehan 5 gol berkat penampilan gemilangnya di lapangan hijau.

Catatan kemenangan terbesar dalam sejarah sepak bola Zambia tercipta di kandang sendiri pada 3 September 2006 saat mereka membantai Djibouti dengan skor telak 10-0 tanpa balas. Dominasi regional tersebut terus berlanjut melalui konsistensi penampilan para penggawa timnas yang secara berkala melahirkan pemain-pemain bintang berbakat di kancah sepak bola internasional.

Keluarga besar sepak bola Zambia terus menjaga regenerasi pemain demi mempertahankan tradisi prestasi dan daya saing di level tertinggi. Melalui pembinaan usia dini yang solid serta dukungan penuh dari FAZ, Chipolopolo diproyeksikan untuk terus memberikan kejutan serta warna tersendiri dalam peta persaingan sepak bola global.

Topics
zambia chipolopolo sepak bola afcon faz kalusha bwalya cosafa cup profil olahraga afrika
Jurnalis Berita Bola

Jabin Ariesto Vivaldi adalah jurnalis sepak bola yang meliput berbagai kompetisi. Lulusan SMA N 1 Muntilan, ia menyajikan berita terbaru dari berbagai liga dan turnamen dengan gaya penulisan yang lugas dan informatif.