Tim nasional Portugal sukses keluar sebagai juara UEFA European Under 17 Championship 2025 setelah menundukkan Prancis dengan skor telak 3-0 pada pertandingan final yang sangat menentukan. Gelar juara ini menjadi trofi ketujuh sepanjang sejarah bagi Portugal atau yang ketiga kalinya di era U-17.
Ajang bergengsi kelompok umur UEFA edisi ke-22 ini diselenggarakan secara resmi di Albania setelah terpilih sebagai tuan rumah penentu. Turnamen kali ini diikuti oleh delapan tim terbaik yang lolos dari babak kualifikasi ketat untuk memperebutkan mahkota juara Eropa.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeFormat turnamen edisi ini mengalami penyesuaian jumlah peserta dari 16 tim menjadi delapan tim di putaran final. Selain itu, babak kualifikasi sebelumnya juga berfungsi ganda sebagai ajang perebutan tiket menuju perhelatan Piala Dunia U-17 FIFA di Qatar.
Pertandingan puncak antara Portugal dan Prancis menyedihkan perhatian pencinta sepak bola usia muda di seluruh dunia. Penampilan disiplin dan tajam lini serang Portugal berhasil membungkam perlawanan ketat dari skuad muda Les Bleus sepanjang 90 menit laga.
Perjalanan Turnamen dan Format Baru Euro U-17
Penyelenggaraan turnamen kelompok umur ini dipusatkan di empat venue pilihan yang dipersiapkan secara matang oleh pihak panitia lokal Albania. Sebanyak enam wasit utama dan enam asisten wasit bertugas memimpin jalannya laga secara profesional.
Selama rangkaian pertandingan berlangsung, total tercipta 54 gol dari 15 pertandingan dengan rata-rata produktivitas yang cukup tinggi mencapai 3,6 gol per laga. Hal tersebut menunjukkan tingginya kualitas permainan menyerang yang ditampilkan oleh para peserta.
Pada fase gugur, aturan kompetisi menetapkan bahwa pemenang langsung ditentukan melalui adu penalti tanpa melalui babak tambahan waktu jika skor imbang berakhir hingga waktu normal usai. Aturan ini memberikan warna tersendiri dalam ketegangan laga penentuan.
Menjelang penutupan turnamen, panel pengamat teknik UEFA juga merilis susunan tim terbaik turnamen serta memberikan sejumlah penghargaan individu bagi para pemain paling menonjol selama kejuaraan berlangsung.