Tim nasional sepak bola Belgia telah lama mewakili negara tersebut dalam ajang sepak bola internasional sejak pertandingan perdana mereka pada tahun 1904 silam. Skuad berjuluk Red Devils ini berada di bawah yurisdiksi global FIFA serta dikelola di tingkat Eropa oleh UEFA, di mana asosiasi sepak bola Belgia turut menjadi salah satu badan pendiri keduanya. Sebagian besar pertandingan kandang Belgia dimainkan di King Baudouin Stadium yang terletak di Brussels, menjadi saksi bisu berbagai pasang surut prestasi sepak bola negara tersebut dari masa ke masa.
Sepanjang sejarahnya, timnas Belgia telah berpartisipasi dalam berbagai turnamen mayor termasuk belasan edisi Piala FIFA World Cup serta beberapa penampilan di kejuaraan Eropa UEFA dan Olimpiade. Salah satu pencapaian tertua yang membanggakan adalah raihan medali emas pada ajang Olimpiade Musim Panas 1920 yang digelar di kandang sendiri. Selain itu, mereka juga tercatat pernah meraih kemenangan penting atas sejumlah juara bertahan dunia seperti Jerman Barat, Brasil, Argentina, dan Prancis dalam rentang waktu beberapa dekade.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribePrestasi gemilang Belgia terbagi menjadi dua periode generasi emas yang diakui dunia internasional. Periode pertama terjadi pada era 1980-an hingga awal 1990-an di bawah asuhan pelatih Guy Thys, di mana mereka berhasil menjadi runner-up UEFA Euro 1980 dan menembus babak semifinal Piala Dunia 1986. Sementara itu, generasi emas kedua muncul pada dekade 2010-an di bawah didikan Marc Wilmots dan Roberto Martinez, yang sukses membawa Belgia menduduki peringkat pertama Ranking FIFA untuk pertama kalinya pada November 2015 serta finis di posisi ketiga Piala Dunia 2018.
Meskipun sempat mengalami periode penurunan performa dan absen dari beberapa turnamen mayor pada kurun waktu 2004 hingga 2012, sepak bola Belgia bangkit berkat kemunculan talenta-talenta muda berbakat. Tradisi panjang melahirkan pemain kelas dunia serta konsistensi tampil di kompetisi level tertinggi menjadikan Red Devils sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang disegani di kawasan Eropa maupun kancah global.
Sejarah Panjang dan Julukan Red Devils
Perjalanan sepak bola di Belgia mulai berkembang pesat pada awal abad ke-20 dengan diadakannya berbagai pertandingan uji coba melawan negara tetangga seperti Belanda dan Prancis. Pada tahun 1906, tim nasional secara resmi menerima julukan Red Devils atau Setan Merah yang terinspirasi dari warna jersey kebesaran mereka. Julukan ini kemudian melekat erat dan menjadi identitas membanggakan bagi para pemain serta jutaan pendukung setianya yang tergabung dalam komunitas suporter resmi.
Dalam perkembangannya, asosiasi sepak bola Belgia mengalami beberapa kali restrukturisasi organisasi sebelum akhirnya fokus sepenuhnya mengelola sepak bola profesional di bawah bendera UBSFA. Tantangan besar sempat dihadapi pada dekade-dekade awal ketika sepak bola di kawasan Skandinavia, Eropa Tengah, dan Amerika Selatan berkembang lebih cepat. Kendati demikian, semangat juang para penggawa tim nasional tetap terjaga melalui berbagai laga persahabatan maupun kualifikasi kompetisi resmi.
Era kepelatihan Raymond Goethals pada tahun 1970-an turut memberikan warna baru ketika tim sempat dijuluki White Devils sebelum kembali ke identitas warna merah tradisional mereka. Kemenangan-kemenangan krusial atas juara bertahan Eropa kala itu membuktikan kapasitas Belgia untuk bersaing dengan tim-tim elite benua biru. Konsistensi permainan kolektif menjadi ciri khas yang terus dipertahankan dalam setiap penampilan turnamen besar.
Hingga saat ini, Timnas Belgia memegang catatan unik sebagai salah satu tim nasional yang pernah memuncaki peringkat teratas FIFA tanpa harus mengangkat trofi juara Piala Dunia atau Piala Eropa. Warisan sejarah dari para legenda terdahulu terus menginspirasi generasi penerus untuk membawa kejayaan bagi sepak bola Belgia di masa depan.