Arsenal sukses keluar sebagai juara FA Community Shield setelah menundukkan Manchester City dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Principality. Duel dua tim raksasa Liga Inggris ini menyita perhatian publik karena menjadi panggung perdana bagi Enzo Maresca sebagai juru taktik anyar The Citizens menggantikan Pep Guardiola.
Bagi Enzo Maresca, debut kompetitifnya ini berujung pilu usai menelan kekalahan terbesar dalam laga perdana menangani Manchester City. Hasil minor tersebut menyamai rekor kekalahan terberat manajer City yang sebelumnya diukir oleh Harry Newbould pada tahun 1906 silam.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeSebaliknya, kubu Arsenal tampil sangat perkasa dan mendominasi jalannya laga sejak menit awal pertandingan dimulai. Keunggulan cepat langsung dibuka oleh aksi Riccardo Calafiori saat pertandingan baru berjalan 23 detik, mencatatkan diri sebagai salah satu gol tercepat dalam sejarah ajang pembuka musim tersebut.
Anak asuh Mikel Arteta tampil solid sepanjang 90 menit dan sukses menambah dua gol tambahan untuk mengunci kemenangan mutlak. Keberhasilan ini mengulangi margin kemenangan terbesar di ajang Community Shield sejak terakhir kali Arsenal membungkam lawan serupa dengan skor identik pada 2014.
Dominasi Taktik Arsenal Bungkam The Citizens
Keunggulan cepat di awal laga memberikan rasa percaya diri tinggi bagi skuad Meriam London untuk mengontrol tempo permainan. Skema build-up yang rapi dari lini belakang berhasil meredam tekanan lini depan Manchester City yang dipimpin oleh Erling Haaland.
David Raya dan rekan-rekan lini belakang mampu keluar dari pressing ketat lawan lewat rotasi posisi yang cerdas antara Bruno Guimarães dan Myles Lewis-Skelly. Koordinasi matang ini membuat lini tengah Manchester City kewalahan menutup celah.
Selain unggul dalam penguasaan bola, Arsenal juga sangat berbahaya saat melancarkan transisi menyerang yang cepat ke jantung pertahanan lawan. Para winger leluasa mengeksploitasi ruang terbuka di sisi lapangan untuk menebar ancaman konstan.
Kemenangan telak tiga gol tanpa balas ini membuktikan kesiapan Arsenal dalam menghadapi musim kompetisi baru sekaligus memberikan sinyal bahaya bagi para rival di Liga Inggris.