Proses transfer Wout Faes dari Leicester City diprediksi bakal segera rampung dalam waktu dekat seiring sinyal kuat yang diberikan oleh sang manajer, Russell Martin. Bek tengah berusia 28 tahun itu dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar King Power Stadium karena ketatnya minat dari berbagai klub Eropa.
Pemain asal Belgia tersebut sebelumnya secara mencolok harus absen dari skuad The Foxes saat bermain imbang 1-1 melawan Notts County pada hari Sabtu. Ketidakhadiran Faes ini menyusul absennya sang pemain dalam ajang Carabao Cup menghadapi Northampton Town pada pekan sebelumnya.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeBerdasarkan laporan media setempat, Wout Faes kini tengah menjadi buruan utama bagi empat klub berbeda di penjuru Eropa pada bursa transfer musim panas ini. Klub raksasa Turki Fenerbahce dan Besiktas dikabarkan sudah melayangkan ketertarikan, sementara Lazio dari Italia serta Schalke dari Jerman turut memantau situasi.
Russell Martin secara terbuka mengonfirmasi bahwa absennya Wout Faes berkaitan erat dengan spekulasi kepindahan yang sedang hangat berkembang. Sang pelatih menilai situasi tersebut harus segera diselesaikan demi kebaikan keharmonisan ruang ganti tim menjelang bergulirnya kompetisi penuh.
Masa Depan Wout Faes di Leicester City Segera Berakhir
"Saya hanya berpikir, dengan tingkat minat dan diskusi yang telah kami lakukan, jika saya melibatkan mereka hari ini, maka selama dua minggu saya akan memiliki pemain yang terlibat di sini sepanjang musim namun tidak masuk skuad," ungkap Martin menjelaskan alasan pencoretan nama sang bek dari daftar tim.
Russell Martin menambahkan bahwa Wout Faes beserta rekan setimnya, Stephy Mavididi, tetap menunjukkan sikap profesional yang luar biasa dan rasa hormat yang tinggi di sesi latihan. Meskipun masa depan keduanya masih diliputi ketidakpastian, mereka tetap menjalankan kewajiban klub dengan baik.
"Lalu saya harus mengatakan kepada mereka, omong-ngomong, kedua orang ini sudah pergi, sekarang kalian bisa masuk kembali, itu sulit untuk dikelola," imbuh pelatih Leicester City tersebut menyoroti pentingnya kejelasan skuad.
Leicester City sendiri sebenarnya terbuka untuk mempertahankan sang bek apabila tidak ada kesepakatan yang cocok, mengingat beberapa tawaran yang masuk sebelumnya sempat ditolak klub. Kendati demikian, manajemen tetap harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk mengingat kontrak pemain yang bersangkutan tinggal menyisakan satu tahun lagi.