Proses transfer Jhon Lucumi dari Bologna ke Juventus terus berlanjut di bursa transfer musim panas ini dengan melibatkan strategi tingkat tinggi dari kedua klub. Kubu Bologna mematok harga kisaran 20 hingga 25 juta euro untuk bek asal Kolombia tersebut, mengingat adanya klausul penjualan masa lalu bersama Genk.
Jhon Lucumi sendiri dilaporkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Juventus setelah menolak berbagai tawaran klub lain. Situasi kontraknya yang hampir habis membuat sang pemain berharap manajemen Bologna menepati janji untuk melepasnya dengan penawaran yang wajar.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
Subscribe"Klub terus memantau perkembangan situasi dan mencari titik temu terbaik untuk memperkuat lini pertahanan," ujar sumber internal klub terkait negosiasi yang sedang berjalan.
Kendati demikian, perbedaan valuasi harga masih menjadi ganjalan utama karena Juventus baru menawarkan tebusan sekitar 10 hingga 15 juta euro ditambah bonus.
Peluang Reuni Koopmeiners dan Sartori di Bologna
Demi menjembatani perbedaan harga tersebut, Bologna melempar ide mengejutkan dengan meminta Juventus meminjamkan gelandang Teun Koopmeiners selama satu musim.
Ide peminjaman Teun Koopmeiners ke Bologna menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat bursa transfer Serie A. Gelandang asal Belanda tersebut dinilai bisa mengembalikan performa terbaiknya di bawah arahan direktur olahraga Giovanni Sartori yang dulu membawanya ke Italia.
"Pemain tentu membutuhkan menit bermain reguler dan lingkungan yang tepat untuk menemukan kembali ketajamannya di lapangan," ungkap pengamat sepak bola Italia.
Berdasarkan rencana tersebut, Juventus akan menanggung sebagian gaji Teun Koopmeiners sementara Bologna memberikan diskon harga untuk pembelian Jhon Lucumi. Langkah ini dinilai menguntungkan kedua belah pihak guna menghindari kerugian finansial atas aset pemain.