RasenBallsport Leipzig atau yang lebih dikenal sebagai RB Leipzig adalah klub sepak bola profesional Jerman yang berbasis di Leipzig, Saxony. Klub ini didirikan pada 19 Mei 2009 atas inisiatif perusahaan Red Bull GmbH, yang mengakuisisi hak bermain klub divisi kelima SSV Markranstädt dengan ambisi menembus Bundesliga dalam kurun waktu delapan tahun.
Perjalanan RB Leipzig di kancah sepak bola Jerman terbilang sangat pesat sejak awal berdiri di NOFV-Oberliga Süd. Klub berjuluk Die Roten Bullen ini berhasil meraih promosi berturut-turut hingga akhirnya menembus kasta tertinggi Bundesliga pada musim 2015-2016 dan langsung mengamankan tiket ke Liga Champions Eropa.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeMeski menorehkan prestasi gemilang seperti menjuarai DFB Pokal secara beruntun pada 2022 dan 2023, kehadiran RB Leipzig di papan atas sepak bola Jerman tidak lepas dari pro dan kontra. Pengaruh korporasi yang kuat seringkali dianggap bertentangan dengan tradisi kepemilikan klub tradisional di Jerman.
Di sisi lain, sebagian kalangan mengapresiasi langkah tersebut sebagai upaya menghidupkan kembali gairah sepak bola level tertinggi di wilayah bekas Jerman Timur yang sempat vakum cukup lama. Dukungan infrastruktur yang memadai serta potensi besar kota Leipzig turut menjadi kunci kesuksesan klub ini.
Pencarian Lokasi Strategis dan Akuisisi Lisensi SSV Markranstädt
Sebelum memutuskan berinvestasi di Leipzig, Red Bull GmbH di bawah kepemimpinan Dietrich Mateschitz sempat menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mencari lokasi yang paling potensial di Jerman. Perusahaan sempat mempertimbangkan sejumlah kota besar di Jerman Barat seperti Hamburg, Munich, hingga Düsseldorf.
Upaya awal masuk ke sepak bola Jerman pada 2006 sempat menemui jalan terjal setelah rencana investasi di FC Sachsen Leipzig ditolak oleh Asosiasi Sepak Bola Jerman atau DFB karena kekhawatiran dominasi nama korporasi. Penolakan serupa juga dialami ketika mendekati klub-klub tradisional lain di wilayah barat.
Setelah berbagai hambatan hukum dan penolakan suporter klub tradisional, Red Bull akhirnya melirik kembali potensi besar di wilayah bekas Jerman Timur. Kota Leipzig dinilai memiliki sejarah sepak bola yang kaya, infrastruktur mumpuni, serta kerinduan publik setempat akan kehadiran klub papan atas.
Melalui saran dari pengusaha media Michael Kölmel, Red Bull akhirnya menjalin kesepakatan dengan klub divisi kelima SSV Markranstädt pada 2009. Pembelian lisensi klub tersebut menjadi batu loncatan resmi lahirnya RB Leipzig yang kini disegani di kancah sepak bola nasional maupun Eropa.