Loading
Staci Almquist Staci Almquist
Menu
/home / berita / Mengenal Bulan Ramadan, Waktu Suci...
BERITA

Mengenal Bulan Ramadan, Waktu Suci Penuh Berkah Umat Islam

By Tim Redaksi Staci Almquist • 2 min read • 10 Agustus 2026
Suasana khidmat umat Islam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan

Suasana khidmat umat Islam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan

Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Islam yang diamati oleh umat Muslim di seluruh dunia sebagai periode penuh berkah melalui ibadah puasa, salat berjemaah, refleksi diri, serta peningkatan kepedulian sosial. Bulan suci ini juga diyakini sebagai waktu diturunkannya Al Quran kepada Nabi Muhammad yang diperingati sebagai Malam Lailatul Qadar.

Pelaksanaan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari hukumnya wajib bagi setiap umat Islam yang telah mencapai usia balig serta memenuhi syarat kesehatan fisik. Selama berpuasa, umat Muslim tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menghindari segala perilaku buruk guna menyucikan jiwa.

Setiap harinya, ritual ibadah sahur dilakukan sebelum fajar menyingsing sebagai persiapan fisik menjalani hari penuh ibadah. Aktivitas harian kemudian ditutup dengan berbuka puasa atau iftar saat matahari terbenam yang lazimnya diawali dengan menyantap kurma dan air putih.

Selain dimensi spiritual individu, bulan Ramadan juga mempererat tali silaturahmi antarwarga melalui berbagai kegiatan keagamaan dan jamuan makan bersama keluarga. Nilai-nilai kesabaran dan empati yang diajarkan selama bulan ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih dermawan sepanjang tahun.

Sejarah dan Tradisi Ibadah di Bulan Suci

Ramadan

Tradisi berpuasa di bulan Ramadan memiliki akar sejarah yang panjang dalam peradaban Islam serta diwajibkan sejak tahun kedua hijriah bagi umat yang mampu. Perhitungan waktu bulanan yang berdasarkan siklus lunar membuat waktu pelaksanaan Ramadan selalu bergeser setiap tahunnya.

Perbedaan metode penentuan awal bulan yang menggunakan pengamatan hilafiah lokal maupun perhitungan astronomi sering kali membuat tanggal mulai Ramadan di berbagai belahan dunia sedikit bervariasi. Kendati demikian, esensi ibadah dan kekhidmatan di dalamnya tetap dirasakan secara seragam oleh jutaan umat.

Berbagai hidangan khas tradisional turut memeriahkan momen berbuka puasa di berbagai negara, menambah kekayaan budaya dalam merayakan hari-hari suci tersebut. Tradisi kuliner ini menjadi pelengkap kehangatan berkumpul bersama orang terdekat setelah seharian berpuasa.

Puncak dari rangkaian ibadah Ramadan ditutup dengan perayaan Idulfitri yang menandai kembalinya fitrah manusia setelah sebulan penuh menempa diri dalam kesucian rohani.

Topics
ramadan puasa islam ibadah sahur iftar al quran tradisi sejarah
Tim Redaksi - Sepak Bola

Tim Redaksi Staci Almquist adalah kelompok jurnalis dan editor berpengalaman yang berdedikasi menyajikan berita sepak bola akurat dan terpercaya. Dari Liga Inggris hingga kompetisi internasional, kami hadir untuk memberikan informasi terkini dan analisis mendalam bagi penggemar sepak bola.