Puasa Ramadan adalah kewajiban bagi umat Islam untuk menahan diri dari segala bentuk makan, minum, hubungan suami istri, serta merokok mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Ibadah wajib ini ditetapkan pada bulan Sya'ban tahun kedua hijrah dan menjadi salah satu dari pilar utama dalam ajaran agama Islam.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeSelama menjalankan ibadah ini, umat Muslim tidak hanya dilatih mengendalikan hawa nafsu fisik, tetapi juga memperketat penjagaan diri dari perbuatan buruk, amarah, serta perkataan sia-sia.
Meskipun bersifat wajib, terdapat keringanan atau pengecualian bagi kelompok tertentu seperti orang sakit, musafir, anak-anak, serta ibu hamil atau menyusui dengan ketentuan yang berlaku.
Aturan dan Pengecualian Ibadah Puasa Ramadan
Umat Muslim yang memenuhi syarat dianjurkan untuk menyambut bulan suci ini dengan penuh kekhusyukan demi meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Bagi individu yang memenuhi kategori pengecualian secara temporer, mereka diwajibkan mengganti puasa di hari lain setelah bulan Ramadan berakhir.
Sementara itu, mereka yang berhalangan secara permanen diberikan keringanan untuk membayar fidyah dengan memberi makan fakir miskin sesuai jumlah hari yang ditinggalkan.
Bagi orang yang sehat dan tidak memiliki kendala medis, ibadah puasa terbukti aman serta membawa banyak manfaat bagi kedisiplinan diri dan kesehatan rohani.