Debut manis Jeremy Jacquet bersama Liverpool sukses mencuri perhatian publik Anfield saat tim asuhan Andoni Iraola tersebut mengalahkan Como dengan skor 2-0 pada laga pramusim terakhir mereka. Bek muda berusia 21 tahun yang baru didatangkan dari Rennes itu langsung membuktikan kualitasnya di lini belakang setelah sempat absen akibat cedera.
"Penampilan Jacquet hari ini sangat luar biasa dan memberikan ketenangan yang kami butuhkan di lini pertahanan menjelang bergulirnya kompetisi Liga Inggris musim ini," ujar salah satu pengamat sepak bola terkait penampilan solid sang bek debutan.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeLiverpool membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-23 lewat aksi gemilang Cody Gakpo. Menerima umpan lambung jauh dari Jeremie Frimpong, penyerang asal Belanda itu mengontrol bola dengan kaki kirinya sebelum melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dijangkau kiper Jean Butez.
Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-44, giliran Jeremy Jacquet yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan kemelut dari situasi sepak pojok yang dikirimkan oleh Virgil van Dijk dan diselesaikan Gakpo, Jacquet dengan tenang menyontek bola ke dalam gawang Como.
Solidnya Lini Belakang Liverpool Redam Perlawanan Como
Memasuki babak kedua, manajer Andoni Iraola memutuskan untuk melakukan rotasi dengan memasukkan bek pinjaman dari Barcelona, Ronald Araujo, menggantikan Jacquet. Keputusan taktis tersebut membuat lini pertahanan The Reds tampil lebih disiplin dan solid untuk meredam berbagai serangan balik yang dilancarkan oleh tim asuhan Cesc Fabregas hingga peluit panjang berbunyi.
Meski sempat dikhawatirkan mengalami krisis di lini belakang jelang pekan pembuka Liga Inggris melawan Newcastle United, performa solid para pemain bertahan di laga ini berhasil meredakan keraguan suporter. Penampilan tenang Ronald Araujo di paruh kedua turut memastikan gawang Liverpool tetap aman dari kebobolan.
"Kami melihat sisi yang berbeda dari tim di babak kedua di mana pertahanan menjadi jauh lebih terorganisir dan tidak membiarkan lawan mendapatkan celah," ungkap staf kepelatihan Liverpool mengevaluasi jalannya pertandingan.
Como sendiri sempat beberapa kali mengancam melalui kecepatan para pemain sayap mereka seperti Couto dan Diao, namun koordinasi apik antara Van Dijk dan rekan-rekannya mampu mematahkan setiap ancaman berbahaya tersebut. Kedisiplinan lini tengah Liverpool juga membuat aliran bola tim tamu terhambat.