Konsorsium 1892 Holdings yang didukung oleh pendiri Amazon Jeff Bezos dikabarkan memiliki opsi untuk mengambil alih kepemilikan mayoritas Liverpool dari Fenway Sports Group (FSG) dalam kurun waktu 12 bulan ke depan. Kesepakatan ini bermula setelah FSG resmi mencapai perjanjian definitif untuk menjual saham minoritas kepada kelompok investor yang dipimpin oleh mantan pemilik bersama Queens Park Rangers Amit Bhatia.
Kelompok investor tersebut turut melibatkan Mittal Family Trusts, keluarga Eduardo Saverin melalui EE Capital, serta K5 Sports di mana Jeff Bezos bertindak sebagai investor utama di dana tersebut. Nilai investasi awal ini diperkirakan mencakup sekitar 30 persen hingga sepertiga kepemilikan Liverpool, meskipun rincian nominal pasti dan persentase resmi belum diungkapkan ke publik.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeBerdasarkan laporan The Athletic, kontrak kesepakatan tersebut memuat mekanisme khusus yang memungkinkan 1892 Holdings untuk berpotensi mengakuisisi kendali penuh atas klub berjuluk The Reds itu dalam setahun ke depan. Kendati demikian, sumber dari kedua belah pihak menegaskan bahwa klausul tersebut merupakan opsi semata dan bukan sebuah kewajiban transaksi lanjutan.
FSG memastikan bahwa struktur kepemilikan saat ini masih berjalan seperti biasa di mana mereka tetap memegang kendali operasional dan mayoritas saham setelah investasi rampung. Perjanjian tersebut kini masih harus menunggu persetujuan regulasi serta berbagai persyaratan penutupan standar yang berlaku sebelum resmi disahkan.
Peluang Besar Perubahan Pemilik di Anfield
Amit Bhatia diproyeksikan bakal menduduki posisi wakil ketua klub Liverpool, sementara Elaine Saverin dan Bryan Baum dari K5 Sports akan turut bergabung dalam jajaran dewan direksi. Di sisi lain, Jeff Bezos dipastikan tidak akan mengambil kursi di dalam susunan kepengurusan klub.
Langkah strategis ini membuka jalan menarik menuju potensi perubahan kepemilikan terbesar di Stadion Anfield sejak FSG pertama kali mengakuisisi Liverpool pada tahun 2010 silam. Di bawah era kepemimpinan FSG, klub telah mencatatkan berbagai investasi infrastruktur signifikan serta kembali merajai kancah sepak bola Inggris dan Eropa.
Presiden FSG Mike Gordon menyatakan bahwa para investor baru ini memiliki kesamaan visi terhadap filosofi jangka panjang klub dan diyakini mampu memperkuat fondasi yang telah dibangun di Liverpool. Sementara itu, Amit Bhatia menegaskan bahwa 1892 Holdings menaruh kepercayaan penuh pada kepemimpinan klub saat ini.
Meski belum ada kepastian mutlak bahwa era kepemilikan 16 tahun FSG akan segera berakhir, opsi dalam kesepakatan ini membuka peluang lebar bagi dinamika baru. Masuknya para pemegang saham baru berharta melimpah ini diprediksi bakal membawa dampak besar bagi masa depan The Reds.