AS Roma menelan kekalahan telak 0-3 saat menghadapi Brighton dalam pertandingan uji coba pramusim yang digelar di Inggris. Penampilan skuad asuhan Gian Piero Gasperini tampak antiklimaks setelah gagal membendung dominasi permainan tuan rumah sepanjang 90 menit.
Tampil dengan komposisi pemain andalan seperti Paulo Dybala dan Wesley, Giallorossi justru kesulitan mengembangkan permainan sejak menit awal. Lini belakang Roma terpaksa bekerja ekstra keras untuk menghadapi gempuran cepat dari lini serang Brighton yang tampil sangat agresif.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeKeunggulan tuan rumah dibuka melalui tendangan jarak jauh ciamik dari Rutter jelang akhir babak pertama. Belum sempat merespons ketertinggalan, gawang Roma kembali jebol lewat aksi Ayari yang sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan tim tamu.
Memasuki babak kedua, situasi tidak kunjung membaik bagi tim ibu kota Italia tersebut. Ayari kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memperbesar keunggulan Brighton menjadi tiga gol tanpa balas sekaligus menutup asa Roma bangkit.
Evaluasi Gasperini Jelang Liga Italia Dimulai
Kekalahan memalukan ini memperpanjang catatan negatif lini belakang AS Roma yang telah kebobolan total 11 gol selama menjalani rangkaian pertandingan pramusim. Situasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi sang pelatih.
Gian Piero Gasperini mengakui timnya masih membutuhkan banyak pembenahan, terutama dalam aspek konsistensi permainan dan kedalaman skuad sebelum kompetisi resmi dimulai. Manajemen klub juga didorong bergerak aktif di bursa transfer.
Sebelum melakoni laga perdana Serie A menghadapi Fiorentina, Roma masih menyisakan satu pertandingan uji coba terakhir melawan Borussia Dortmund. Laga tersebut bakal menjadi ujian krusial pemulihan mentalitas tim.
Para pendukung berharap jajaran pelatih segera menemukan formula terbaik agar performa tim jauh lebih kompetitif. Evaluasi total mutlak dilakukan demi menghindari hasil buruk saat mengarungi ketatnya kompetisi musim ini.