Ruben Amorim akhirnya buka suara mengenai pertemuannya dengan Manchester United setelah AC Milan sukses memetik kemenangan 4-2 dalam laga uji coba pramusim di Polandia. Pelatih asal Portugal itu mengakui bahwa dirinya masih menyimpan rasa cinta yang mendalam terhadap mantan klub yang pernah diasuhnya tersebut.
Pertandingan di Polandia tersebut menyajikan drama tersendiri ketika Setan Merah yang sempat memimpin harus takluk di tangan Rossoneri akibat kebobolan pada sisa waktu pertandingan. Juru taktik berusia 41 tahun itu menegaskan bahwa tidak ada dendam pribadi di balik kemenangan telak tim asuhannya atas klub yang memecatnya pada Januari lalu.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeMeski sempat melewati masa-masa sulit selama 14 bulan kepemimpinannya di Old Trafford, Amorim memilih untuk mengenang masa lalunya dengan kepala tegak. Ia merasa sangat bangga pernah menjadi bagian penting dari sejarah besar klub raksasa Liga Inggris tersebut.
Kini, fokus utama sang pelatih telah sepenuhnya beralih untuk membangun proyek jangka panjang bersama AC Milan di Italia. Ia merasa sangat bahagia berada di klub barunya dan bertekad memberikan performa terbaik demi memuaskan para pendukung setianya.
Candaan Ruben Amorim Bersama Jurnalis Inggris
Selain membahas jalannya pertandingan uji coba, momen menarik sempat tercipta ketika Ruben Amorim meladeni obrolan santai dengan sejumlah jurnalis asal Inggris. Kehadiran para pemburu berita tersebut mengingatkan sang pelatih pada masa-masa ketika dirinya masih rutin menghiasi layar kaca Liga Inggris.
Dalam perbincangan santai tersebut, salah satu jurnalis sempat melontarkan candaan bahwa mereka sangat merindukan kehadiran sang pelatih di ruang konferensi pers. Mendengar pernyataan itu, pelatih berpaspor Portugal tersebut langsung tertawa lepas di hadapan awak media.
Secara jenaka, ia membalas komentar tersebut dengan menyebut bahwa sesi konferensi pers yang diadakannya saat ini jauh lebih membosankan dibandingkan ketika dirinya masih menukangi Setan Merah. Suasana akrab pun terjalin di sela-sela kesibukan agenda pramusim klub.
Sikap santai yang ditunjukkan oleh sang juru taktik mengisyaratkan bahwa lembaran baru dalam kariernya telah dimulai dengan energi positif. AC Milan kini bersiap menatap kompetisi resmi dengan optimisme tinggi di bawah arahan pelatih berpengalaman tersebut.