Proses transfer Julian Alvarez dari Atletico Madrid ke Barcelona diprediksi bakal semakin memanas setelah sang penyerang menunjukkan kemarahan besar saat kembali ke markas klub pada Senin.
Berdasarkan laporan dari media Spanyol, penyerang asal Argentina tersebut dibuat sangat kecewa lantaran pelatih Diego Simeone dan CEO Gil Marin sama-sama tidak berada di tempat saat ia berniat untuk melakukan pertemuan khusus.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeJulian menilai bahwa Diego Simeone sengaja menghindari masalah dan tidak memiliki keberanian untuk menghadapi situasi pelik terkait masa depannya di Wanda Metropolitano.
Rasa frustrasi sang pemain semakin memuncak setelah mengetahui bahwa Gil Marin juga sedang tidak berada di kantor karena mengambil waktu liburan usai tur pramusim Asia.
Ancaman Julian Alvarez dan Janji Atletico Madrid yang Diingkari
Situasi panas ini membuat hubungan antara Julian dan manajemen klub berada di titik nadir, terlebih ia merasa telah mengantongi janji sejak bulan Februari lalu terkait lampu hijau kepindahannya.
Dengan habisnya batas kesabaran tersebut, Julian dikabarkan bakal mengambil langkah tegas untuk memboikot aktivitas klub demi memuluskan ambisinya bergabung dengan Barcelona.
Julian Alvarez menegaskan bahwa kesabarannya telah benar-benar habis setelah pihak klub dinilai mengingkari komitmen lisan yang telah disepakati sejak awal tahun ini.
Pemain tim nasional Argentina tersebut merasa diperlakukan tidak adil oleh manajemen Atletico Madrid yang terkesan menutup ruang dialog secara sengaja pada hari kedatangannya.