Juventus disarankan untuk mengabaikan rencana mendatangkan Zion Suzuki pada bursa transfer musim panas ini. Saran tersebut datang dari mantan kiper Bianconeri, Michelangelo Rampulla, yang menilai klub sebaiknya mengubah pendekatan dalam mencari penjaga gawang utama untuk musim mendatang.
Saat ini, Juventus tengah dikaitkan dengan kiper asal Jepang tersebut sebagai pengganti Michele di Gregorio yang dinilai sedang mengalami tekanan performa. Namun, Rampulla meragukan kualitas Suzuki sebagai peningkatan signifikan dibandingkan dengan kiper yang dimiliki tim saat ini.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
Subscribe"Di Gregorio saat ini sedang menderita karena tekanan. Suzuki menurut saya tidak lebih kuat, bagi saya mereka setara. Seorang kiper tugas utamanya adalah melakukan penyelamatan," ujar Rampulla dalam keterangannya baru-baru ini.
Rampulla menambahkan bahwa Juventus membutuhkan perubahan radikal dalam kebijakan transfer penjaga gawang mereka. Ia lebih setuju jika manajemen fokus mencari bakat muda lokal yang memiliki prospek menjanjikan di masa depan.
Rampulla Sarankan Rekrut Carnesecchi atau Caprile
Ketertarikan Juventus pada Suzuki sendiri cukup menarik perhatian, mengingat adanya spekulasi bahwa mereka terbuka untuk opsi peminjaman dari Paris Saint-Germain. Meski begitu, perdebatan mengenai siapa yang pantas menjadi nomor satu di Turin masih terus berlanjut di kalangan pengamat sepak bola.
Sebagai solusi jangka panjang, Rampulla secara spesifik merekomendasikan Juventus untuk melirik kiper-kiper muda Italia yang terbukti andal. Ia menyebut nama kiper Atalanta, Marco Carnesecchi, sebagai kandidat yang lebih potensial dibandingkan Suzuki.
Selain Carnesecchi, Rampulla juga menyarankan nama Elia Caprile sebagai alternatif yang layak diperhitungkan oleh manajemen Bianconeri. Keduanya dianggap memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan Juventus untuk membangun fondasi pertahanan yang lebih solid dan stabil.
Saran ini didasarkan pada keyakinan bahwa kiper lokal memiliki adaptasi yang lebih baik dengan atmosfer kompetisi Serie A. Rampulla menilai langkah ini akan memberikan ketenangan lebih di lini pertahanan dibandingkan harus mengambil risiko dengan pemain yang belum teruji di liga Italia.