Loading
Staci Almquist Staci Almquist
Menu
/home / berita / Kilas Balik Argentina vs England di...
BERITA

Kilas Balik Argentina vs England di Piala Dunia 1986

By Jabin Ariesto Vivaldi • 2 min read • 10 Agustus 2026
Suasana pertandingan sengit antara Argentina melawan England di Piala Dunia 1986

Suasana pertandingan sengit antara Argentina melawan England di Piala Dunia 1986

Laga perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina melawan England di Estadio Azteca, Mexico City, menyisakan salah satu cerita paling ikonik dalam sejarah sepak bola dunia. Pertandingan yang dihelat pada 22 Juni 1986 tersebut tidak hanya mempertaruhkan tiket ke babak selanjutnya, tetapi juga dibumbui oleh tensi tinggi akibat sejarah rivalitas kedua negara.

Bentrokan sarat emosi ini terjadi empat tahun setelah Perang Falklands usai, sehingga atmosfer pertandingan terasa begitu membara bagi para pemain maupun pendukung kedua belah pihak. Di atas lapangan hijau, kapten tim nasional Argentina, Diego Maradona, tampil sebagai tokoh utama yang menentukan jalannya sejarah laga tersebut.

Babak pertama berakhir tanpa gol setelah kedua kesebelasan saling bertukar peluang emas namun gagal memecah kebuntuan. Pertahanan rapat England mampu meredam berbagai gempuran lini serang Argentina yang dimotori oleh kreativitas lini tengah sepanjang paruh pertama pertandingan.

Memasuki babak kedua, jalannya laga berubah drastis ketika Maradona mencetak dua gol yang langsung mengukir sejarah abadi dalam turnamen terakbar sejagat itu. Kemenangan 2-1 bagi tim Tango memastikan langkah mereka menuju babak berikutnya sebelum akhirnya keluar sebagai juara dunia.

Aksi Kontroversial Tangan Tuhan dan Gol Abad Ini

Argentina

Momen paling kontroversial dalam pertandingan tersebut terjadi pada menit ke-51 ketika Maradona mencetak gol pembuka keunggulan Argentina. Berawal dari kemelut di kotak penalti, Maradona menyontek bola menggunakan tangan yang luput dari pengamatan wasit, hingga kemudian dikenal sebagai gol "Tangan Tuhan".

Hanya berselang empat menit dari insiden tersebut, Maradona kembali menghipnotis dunia lewat aksi individu yang dinobatkan sebagai "Goal of the Century". Ia melakukan aksi solo run dari area pertahanan sendiri dengan melewati lima pemain lawan sebelum mengecoh penjaga gawang Peter Shilton.

England sempat memperkecil kedudukan melalui penyerang andalan mereka, Gary Lineker, namun skor 2-1 untuk keunggulan Argentina tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan dramatis ini mengantar skuad asuhan Carlos Bilardo melaju mulus hingga mengangkat trofi juara dunia.

Hingga kini, duel klasik antara Argentina menghadapi England di Piala Dunia 1986 tetap dikenang sebagai salah satu pertandingan paling monumental yang pernah tersaji di panggung sepak bola internasional.

Topics
argentina england piala dunia 1986 diego maradona tangan tuhan goal of the century sejarah sepak bola sepak bola
Jurnalis Berita Bola

Jabin Ariesto Vivaldi adalah jurnalis sepak bola yang meliput berbagai kompetisi. Lulusan SMA N 1 Muntilan, ia menyajikan berita terbaru dari berbagai liga dan turnamen dengan gaya penulisan yang lugas dan informatif.