Simona Quadarella mencatatkan sejarah gemilang dengan meraih medali emas nomor 400 meter gaya bebas pada Kejuaraan Renang Eropa 2026 di Paris setelah mencatatkan waktu 4 menit 1 detik 34 detik. Perenang asal Roma tersebut tampil luar biasa dan mengamankan kemenangan ketiganya di ajang bergengsi ini.
Perlombaan berlangsung sangat ketat setelah perenang Jerman Isabel Gose melakukan inisiatif memimpin di awal lomba. Namun, Quadarella mampu menjaga ketenangannya, membaca ritme lawan, dan mulai melancarkan peningkatan kecepatan pada paruh kedua perlombaan.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeAkselerasi mematikan yang dilakukan Quadarella sukses meninggalkan para pesaingnya di kolam renang Paris. Ia berhasil menyusul wakil Jerman lainnya, Maya Werner, sebelum akhirnya melewati Isabel Gose untuk memastikan podium tertinggi.
Keberhasilan ini melengkapi dominasi Quadarella di nomor jarak menengah setelah sebelumnya juga berjaya di nomor 800 meter dan 1.500 meter gaya bebas. Torehan ini sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perenang terbaik Eropa sepanjang masa dengan tiga kali sapu bersih medali di berbagai nomor jarak menengah.
Perjalanan Emosional Simona Quadarella di Paris
Dengan tambahan emas dari Quadarella, kontingen Italia kembali memimpin perolehan medali secara keseluruhan di ajang kejuaraan Eropa tahun ini. Raihan impresif tersebut menjadi bukti konsistensi performa para atlet renang Azzurri di kancah internasional.
Keberhasilan meraih medali emas di nomor 400 meter gaya bebas ternyata di luar dugaan Simona Quadarella sendiri. Ia mengaku sempat mengalami kesulitan untuk menampilkan performa terbaiknya di nomor tersebut pada kesempatan sebelumnya.
"Saya tadinya tidak menyangka bisa menang, tetapi menjelang akhir saya berpikir untuk mencobanya," ujar Quadarella usai perlombaan.
Perenang berusia matang tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga konsistensi di tengah berbagai kendala fisik yang sempat dirasakannya. Dukungan mental dan strategi balap yang tepat menjadi kunci utama di balik kesuksesannya menaklukkan kolam renang Paris.