Loading
Staci Almquist Staci Almquist
Menu
/home / liga spanyol / Profil Granada CF, Klub Spanyol...
LIGA SPANYOL

Profil Granada CF, Klub Spanyol Bersejarah Asal Andalusia

By Antonio Carlo Denendra • 2 min read • 10 Agustus 2026
Stadion Nuevo Los Cármenes markas kebanggaan klub sepak bola Spanyol Granada CF

Stadion Nuevo Los Cármenes markas kebanggaan klub sepak bola Spanyol Granada CF

Granada Club de Fútbol atau yang lebih dikenal sebagai Granada CF merupakan klub sepak bola profesional asal Spanyol yang bermarkas di kota Granada, wilayah otonomi Andalusia. Klub yang saat ini berkompetisi di Segunda División ini pertama kali didirikan pada 6 April 1931 dengan nama awal Club Recreativo Granada oleh pendiri sekaligus presiden pertamanya, Julio López Fernández.

Dalam perjalanannya di kancah sepak bola Spanyol, klub berjuluk El Grana ini memainkan pertandingan kandang mereka di Stadion Nuevo Los Cármenes. Sepanjang sejarah panjangnya, Granada pernah merasakan masa-masa kejayaan di kasta tertinggi La Liga serta menorehkan tinta emas dengan tampil di kompetisi Eropa seperti Liga Europa.

Klub yang bermarkas di Andalusia ini pertama kali mencatatkan debutnya di La Liga pada musim 1941-1942 setelah melalui serangkaian promosi gemilang di tahun-tahun awal pendiriannya. Pada era keemasannya di akhir dekade 1960-an hingga pertengahan 1970-an, Granada sukses bertahan selama delapan musim berturut-turut di kasta tertinggi liga Spanyol.

Selain kiprahnya di liga domestik, prestasi puncak klub ini juga ditandai dengan keberhasilan mereka melaju hingga partai final Copa del Generalísimo atau yang kini dikenal sebagai Copa del Rey pada tahun 1959. Meski harus puas keluar sebagai runner-up setelah takluk dari Barcelona, pencapaian tersebut tetap menjadi salah satu tonggak sejarah paling membanggakan bagi para pendukung setianya.

Transformasi Modern dan Kebangkitan Granada CF

Perjalanan sejarah Granada CF tidak pernah lepas dari berbagai tantangan berat, termasuk badai krisis finansial hebat yang sempat membawa klub nyaris bubar pada dekade 2000-an. Berkat kerja sama strategis dengan klub Italia Udinese Calcio pada tahun 2009, Granada perlahan bangkit dari keterpurukan dan merangkak naik kembali ke divisi teratas.

Kebangkitan luar biasa tersebut berbuah manis ketika klub sukses promosi kembali ke La Liga pada tahun 2011 setelah penantian panjang selama 35 tahun. Dominasi dan daya juang skuad asal Andalusia ini semakin diakui ketika mereka finis di posisi ketujuh La Liga pada musim 2019-2020 di bawah arahan pelatih Diego Martínez.

Prestasi gemilang tersebut membawa Granada melaju ke pentas Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, di mana mereka secara mengejutkan berhasil menembus babak perempat final Liga Europa. Pengalaman berharga di kompetisi kontinental itu semakin mempertegas status Granada sebagai salah satu kekuatan kuda hitam yang patut diperhitungkan di Spanyol.

Kepemilikan klub kemudian beralih kepada pengusaha asal Tiongkok, Jiang Lizhang, pada tahun 2016 untuk memperkuat stabilitas finansial dan prestasi jangka panjang tim. Hingga kini, Granada CF terus berjuang mempertahankan identitasnya sebagai klub bersejarah yang sarat tradisi di kancah sepak bola profesional Spanyol.

Topics
granada cf la liga segunda división sepak bola spanyol profil klub andalusia copa del rey liga europa
Jurnalis Liga Spanyol

Antonio Carlo Denendra adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada Liga Spanyol. Lulusan SMA N 1 Moga, ia memiliki keahlian dalam meliput La Liga, klub-klub Spanyol, dan strategi permainan. Tulisannya memberikan wawasan mendalam tentang sepak bola Spanyol.