Steven Charles Bergwijn lahir di Amsterdam pada 8 Oktober 1997 dari orang tua berdarah Suriname dan kini dikenal sebagai salah satu penyerang sayap andal di kancah sepak bola internasional. Perjalanan kariernya dimulai dari akademi Ajax sebelum akhirnya pindah ke akademi PSV menyusul konflik internal pada tahun 2011.
Bersama PSV, Bergwijn melakoni debut profesional di tim senior Jong PSV pada tahun 2014 dan turut berperan penting dalam mengantarkan klub menjuarai Eredivisie musim 2017-2018. Penampilan gemilangnya di Liga Belanda menarik minat klub raksasa Inggris, Tottenham Hotspur, yang memboyongnya pada Januari 2020.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeKarier Bergwijn di Premier League langsung mencuri perhatian ketika ia mencetak gol debut spektakuler saat menghadapi Manchester City sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik. Ia juga dikenang melalui aksi dramatisnya mencetak dua gol di masa injury time yang membawa Tottenham Hotspur menang 3-2 atas Leicester City.
Setelah periode di Inggris, Bergwijn memutuskan pulang ke Belanda untuk memperkuat kembali Ajax pada Juli 2022 dengan nilai transfer termahal dalam sejarah Eredivisie. Tidak hanya menjadi pemain kunci, ia juga diangkat sebagai kapten tim sebelum akhirnya memutuskan melanjutkan karier ke Liga Arab Saudi bersama Al-Ittihad pada September 2024.
Dinamika Timnas Belanda dan Keputusan Kontroversial Koeman
Di level internasional, Steven Bergwijn mencatatkan debut bersama tim nasional senior Belanda di bawah arahan pelatih Ronald Koeman pada Oktober 2018. Ia menjadi bagian penting skuad De Oranje dalam berbagai ajang bergengsi termasuk Piala Dunia 2022 dan turnamen UEFA Euro 2024.
Kendati memiliki rekam jejak yang solid di tim nasional, langkah karier Bergwijn memicu perdebatan sengit setelah ia memutuskan hijrah ke klub Arab Saudi, Al-Ittihad. Keputusan tersebut langsung mendapat tanggapan keras dari pelatih timnas Belanda yang menilai sang pemain kehilangan ambisi olahraga.
Ronald Koeman secara terbuka menyatakan bahwa pintu tim nasional tertutup bagi Bergwijn menyusul kepindahannya ke kompetisi sepak bola Timur Tengah tersebut. Pernyataan sang pelatih menjadi salah satu sorotan terbesar dalam perjalanan karier profesional penyerang sayap berusia matang ini.
Terlepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi pilihan kariernya di level klub dan negara, kontribusi dan kualitas teknis Bergwijn tetap diakui. Ia terus berjuang membuktikan kapasitas terbaiknya di lapangan hijau bersama klub barunya demi menjaga eksistensi di dunia sepak bola profesional.