Ajang olahraga sepak bola paling bergengsi di benua biru, UEFA Euro 2016, meninggalkan banyak catatan sejarah penting yang mengubah peta kompetisi internasional secara signifikan. Turnamen edisi ke-15 yang diselenggarakan oleh UEFA ini dilangsungkan di Prancis mulai 10 Juni hingga 10 Juli 2016, dengan melibatkan puluhan tim nasional terbaik dari seluruh penjuru Eropa.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan turnamen, putaran final Piala Eropa diikuti oleh 24 tim setelah mengalami perluasan dari format 16 tim yang telah digunakan sejak tahun 1996. Melalui format baru ini, babak penyisihan grup dibagi menjadi enam grup yang masing-masing diisi oleh empat tim sebelum melangkah ke fase gugur.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeSpanyol yang datang sebagai juara bertahan dua kali secara beruntun pada edisi 2008 dan 2012 harus tersingkir lebih awal di babak 16 besar setelah takluk di tangan tim nasional Italia. Kegagalan tersebut membuka jalan bagi lahirnya sejarah baru di panggung sepak bola Eropa bagi negara-negara pesaing lainnya.
Puncak turnamen ditandai dengan keberhasilan Portugal keluar sebagai juara untuk pertama kalinya setelah menumbangkan tuan rumah Prancis lewat kemenangan tipis 1-0 melalui babak tambahan waktu di partai final. Laga penentuan yang berlangsung sengit di Stade de France tersebut sekaligus memastikan tiket otomatis bagi Portugal untuk tampil di Piala Konfederasi FIFA 2017 di Rusia.
Perjalanan Tuan Rumah Prancis dan Persiapan Stadion
Prancis sendiri sukses terpilih sebagai negara tuan rumah pada 28 Mei 2010 setelah menyisihkan pencalonan dari negara Italia dan Turki melalui proses bidding yang cukup ketat. Keputusan penunjukan ini menjadikan Prancis sebagai negara yang untuk ketiga kalinya menjadi tuan rumah putaran final Piala Eropa setelah sukses menggelar edisi perdana pada 1960 serta edisi 1984 silam.
Pertandingan-pertandingan akbar selama turnamen berlangsung disebar di sepuluh stadion megah yang terletak di sepuluh kota berbeda di seluruh penjuru Prancis. Kota-kota tersebut meliputi Bordeaux, Lens, Villeneuve-d'Ascq, Decines-Charpieu, Marseille, Nice, Paris, Saint-Denis, Saint-Etienne, hingga Toulouse yang siap menyambut kedatangan para suporter.
Awalnya, proposal pencalonan awal hanya mencantumkan sebanyak dua belas stadion sebelum akhirnya dikerucutkan dan disesuaikan kembali dengan kebutuhan format baru turnamen yang melibatkan lebih banyak peserta. Berbagai renovasi stadion serta pembangunan fasilitas baru dilakukan secara masif demi menjamin kelancaran jalannya seluruh pertandingan bergengsi tersebut.
Kesuksesan penyelenggaraan Euro 2016 di Prancis tidak hanya mendatangkan keuntungan dari segi pariwisata dan ekonomi lokal, tetapi juga sukses menetapkan standar baru yang lebih kompetitif bagi turnamen sepak bola antarnegara di masa depan.