Timnas Norwegia sukses menggebrak panggung sepak bola internasional dengan mencatatkan penampilan terbaik mereka sepanjang sejarah di ajang Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk Landslaget ini berhasil melaju hingga babak perempat final turnamen akbar tersebut di bawah komando pelatih kepala Ståle Solbakken.
"Timnas Norwegia menunjukkan performa luar biasa sepanjang kualifikasi hingga putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko," ujar pengamat sepak bola internasional terkait kebangkitan tim Skandinavia ini.
Related Stories
Berlangganan Berita Bola Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar sepak bola!
SubscribeKeberhasilan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun bagi publik sepak bola Norwegia sejak partisipasi terakhir mereka pada edisi 1998 di Prancis. Erling Haaland dan kolega tampil begitu perkasa dengan menyapu bersih seluruh laga kualifikasi grup.
Pencapaian ini sekaligus menandai era baru bagi sepak bola Norwegia yang sempat mengalami masa keemasan pada dekade 1990-an di bawah arahan pelatih legendaris Egil Drillo Olsen. Kini, generasi baru yang dipimpin oleh penyerang tajam Manchester City tersebut siap melanjutkan tradisi prestasi di level dunia.
Perjalanan Epik Haaland Cs Menuju Perempat Final Piala Dunia
Langkah gemilang Norwegia di Piala Dunia 2026 dimulai dari fase grup ketika mereka sukses menundukkan Irak dengan skor meyakinkan 4-1 serta mengalahkan Senegal 3-2. Erling Haaland tampil sebagai bintang utama dengan memborong sejumlah gol penting yang membawa timnya melaju mulus ke babak 32 besar.
Pada babak knock-out pertama, Norwegia kembali membuktikan kapasitasnya dengan menyingkirkan Pantai Gading lewat kemenangan tipis 2-1 untuk melangkah ke babak 16 besar menghadapi Brasil. Pertandingan tersebut menambah catatan impresif mereka sebagai salah satu tim yang memiliki rekor pertemuan sangat baik saat bersua tim Samba.
Meskipun laju impresif mereka akhirnya harus terhenti di babak perempat final setelah takluk 1-2 melalui drama babak tambahan waktu melawan Inggris, pencapaian tersebut tetap disambut sebagai sebuah prestasi monumental. Dukungan suporter setia dengan tradisi Viking Row chant turut membakar semangat juang para pemain di lapangan.
Dengan berakhirnya turnamen di tahun 2026 ini, skuad asuhan Ståle Solbakken diharapkan mampu menjaga konsistensi permainan untuk menghadapi berbagai ajang internasional berikutnya dan mempertahankan status mereka sebagai kekuatan baru sepak bola Eropa.